Angel Oak Tree – Informasi Seputar Pohon jenis oak tree

Angel Oak Tree merupakan situs informasi spesies pohon dan semak dalam genus Quercus dan beberapa genus yang berhubungan, terutama Cyclobalanopsis dan Lithocarpus.

Berita Kecelakaan

Kecelakaan Beruntun Di Tol Cipali Mengakibatkan 10 Orang Tewas

Kecelakaan Beruntun Di Tol Cipali Mengakibatkan 10 Orang Tewas – Pada Senin (30/11/2020) dan Rabu (03/00) WIB, terjadi kecelakaan antara mobil Elf dengan truk di Jalan Tol Cipali KM 75 Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat yang menewaskan 10 orang dan melukai 2 orang lainnya.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB pada Senin pagi

Kecelakaan Beruntun Di Tol Cipali Mengakibatkan 10 Orang Tewas

Sumber : tribunnews.com

angeloaktreeDikutip dari liputan6.com , Direktur Biro Transportasi Barat mengatakan: “Korban meninggal di TKP yang terdiri dari 8 orang, kemudian mengetahui bahwa rumah sakit tersebut memiliki 2 kematian lagi.

Oleh karena itu, yang meninggal adalah 10 orang, di mana 1 luka ringan dan 1 luka berat. terluka, “Polisi Wilayah Jawa, Kombes Eddy Junaedi.”

Eddy mengatakan, Kecelakaan Beruntun Di Tol Cipali itu melibatkan tiga mobil, yakni dua mobil tronton dan satu mobil Elf.

Kecelakaan bermula saat mobil polisi nomor G 1261 D tiba di Cirebon dari Jakarta.

Saat melewati TKP, elf itu menabrak truk tronton yang bernopol R 1857 GC. Kendaraan truk tronton yang ditabrak elf tersebut kemudian menabrak kendaraan truk tronton lain dengan nomor B 9010 UEJ  di depannya.

Saat ini, setelah polisi meminta saksi untuk bersaksi dan mencari barang bukti untuk menentukan penyebab kecelakaan, mereka masih menggunakan metode analisis kecelakaan lalu lintas (TAA) untuk menangani lokasi kejadian.

Dia berkata: “Jadi, pertama-tama, karena mesin mati, truk tronton tiba-tiba berhenti. Setelah itu, elf menabrak truk tronton dan truk tronton menabrak truk di depan.”

Eddy mengatakan bahwa semua korban tewas dan luka adalah mobil elf. Korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Tamrin di Purwakarta.

Baca Juga : 10 Fakta Pelajar di Cianjur Jadi Tersangka Parodi Lagu Indonesia Raya

Polisi Menyelidiki Penyebab Kecelakaan Maut Di Tol Cipali

Sumber : news.okezone.com

Komisaris Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Eddy Djunaedi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kecelakaan lalu lintas di tol KM 78 Cipali yang mengarah ke Palimanan, Kabupaten Purwakarta.

Polisi masih menganalisis data dan memeriksa saksi

Menurut Eddy, polisi telah menggunakan Analisis Kecelakaan Lalu Lintas (TAA) untuk menangani TKP.

Dari data yang terkumpul akan dianalisis dan disatukan dengan keterangan saksi.

Eddy (Senin) (30 November 2020) mengatakan: “Kedepannya analisis data akan disinkronkan dengan keterangan saksi termasuk korban luka ringan. Setelah itu baru bisa ditarik kesimpulan tentang penyebab kecelakaan.”

Selain itu, Eddie mengatakan, pihaknya masih menyelidiki apakah elf tersebut merupakan kendaraan penumpang.

Dia berkata: “Dengan metode TAA Kami baru menyelesaikan olah TKP . Jadi penyebab kecelakaannya belum jelas. Kami tidak tahu apakah elf tersebut adalah kendaraan travel atau tidak.

Pada Senin (30/11/2020) sekitar pukul 03.00 WIB, kecelakaan di pintu tol Cipali terjadi di jarak 78.500 kilometer. Kecelakaan itu merenggut nyawa sepuluh orang.

Eddy menjelaskan, kecelakaan itu bermula ketika sebuah truk dengan mesin rusak berhenti di bahu jalan. Lalu, di belakang truk, sebuah kendaraan penumpang Elf lewat dan menabrak truk.

Eddy menuturkan dari 10 korban yang tewas dalam kecelakaan tersebut, salah satunya adalah seorang pengemudi elf. Dia berkata, “salah satu yang tewas adalah pengemudi elf itu.”

Korban tewas adalah sebagai berikut: Afrizal (45), warga Sumatera Barat, Saefudin Juhri (41), warga Pekalongan, Jawa Tengah, Maura Adelia Putri (5), warga Pekalongan, Sudirjo (47) asal Pekalongan, dan Kiswoyo (38) warga Pemalang. Rasbo Wibowo (54), warga Pekalongan di Maulana (31), warga Pekalongan di Vina Mutiara Apriliani (25) warga Pekalongan di Sumitri, warga Sumitri (59) dan Tutur Ikhwan Setiawan menjabat sebagai supir travel, warga Kalungan Utara.

Sementara itu, Topan Pangestu (20) mewakili korban luka dan satu korban tak dikenal di antara korban luka dalam kecelakaan di tol Cipali.

Fakta Terjadinya Kecelakaan di Tol Cipali Yang Menewaskan 10 Orang dan Melukai 2 orang

Sumber : jakarta.suara.com

Direktur Biro Transportasi Barat mengatakan: “Korban meninggal di TKP yang terdiri dari 8 orang, dan kemudian mengetahui bahwa rumah sakit memiliki 2 kematian lagi. Oleh karena itu, yang meninggal adalah 10 orang, di mana 1 luka ringan dan 1 luka berat. terluka. “Polisi, Kombes Eddy Junaedi.

Menurut dia, seluruh korban luka-luka atau meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Abdul Rajek Puwakata.

Eddy menjelaskan, kecelakaan itu bermula ketika sebuah truk dengan mesin rusak berhenti di bahu jalan. Kemudian di belakang truk, sebuah bus elf lewat dan menabrak truk itu

Eddy berkata: “Ada kecelakaan dan ada begitu banyak korban. Delapan orang tewas di TKP pertama.”

fakta terkait kecelakaan yang terjadi di tol WIB W. Cipali KM 75.

Ipda Jamal Jamsir, Kepala Bidang Lalu Lintas Polsek Puwakata, mengatakan semua korban kecelakaan itu dibawa ke RSUD Abdul Radjak Purwakarta.

Jamal berkata: “di RS Abdul Rajak Puwakata (Para korban) semuanya ada.”

Jamal menjelaskan, polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan di Tol Cipali.

Jamal berkata: “saya belum bisa memutuskan Pak,karena  kami belum menyelesaikan olah TKP.”

Senada, Kombes Eddy Djunaedi, Kapolsek Lalu Lintas Jawa Barat, mengatakan hingga saat ini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa tersebut. Polisi masih menyelidiki kecelakaan yang menewaskan 10 orang itu.

Sumber : jabarnews.com

“Belum, kami masih dalam rangka penyidikan awalnya. Karena kami baru menyelesaikan proses TKP. Nanti kami lanjutkan ke tahap FGD, jadi setelah itu kami akan melakukan keterangan saksi untuk mendukung proses tersebut.” Eddy .

Eddy mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kecelakaan lalu lintas di gerbang tol KM 78 Tol Cipali, ke arah Palimanan Kabupaten Purwakarta. Polisi masih menganalisis data dan memeriksa saksi.

Menurut Eddy, polisi telah menggunakan Analisis Kecelakaan Lalu Lintas (TAA) untuk menangani TKP. Dari data yang terkumpul akan dianalisis dan disatukan dengan keterangan saksi.

Eddy mengatakan: “Nanti analisis data akan disinkronkan dengan keterangan saksi, termasuk korban luka ringan. Setelah itu, kita sudah mencapai kesimpulan tentang penyebab kecelakaan.”

Selain itu, Eddy mengatakan, pihaknya masih menyelidiki apakah elf tersebut merupakan kendaraan penumpang.

Eddy berkata : “Jadi penyebab kecelakaannya belum jelas karena Kami baru menyelesaikan pengolahan TKP dengan metode TAA.”

Keluarga Tak Tahan Menahan Air Mata Saat Menyambut Jenazah 

Sumber : news.detik.com

Jenazah sekeluarga dan anak asal Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah tewas dalam kecelakaan maut di Jalan Tol Cipali Jawa Barat dan sampai di rumah duka. Anggota keluarga terisak-isak menyambut jenazah.

rombongan dua jenazah tiba di rumah balai sekitar pukul 21.25 WIB.

Jenazah dan putrinya Maura Adelia Putri (4), dan  jenazah Vina Mutiara (25) dibawa dalam satu mobil jenazah, sedangkan mobil jenazah yang lain bawa jenazah Maulana (31). Ketiganya adalah warga Desa Kalimade, RT 04/02, Kecamatan Kesesi, Pekalongan.

Sulis Wahyuni ​​(45) tak bisa menyembunyikan kesedihannya. Dalam tahun ini, dia kehilangan suaminya Kalari (Kalari), yang meninggal setahun yang lalu, ditambah anak pertamanya, dan cucu perempuan dan anak perempuan pertamanya dalam sehari.

Minggu (29/11) malam, Sulis melakukan video call dengan Vani untuk melepas kerinduan. Dalam komunikasi itu, dia tidak menyangka komunikasi ini yang terakhir, menurut kabar, putranya tewas dalam kecelakaan di tol Cipali, Senin (30/11) pagi.

Akhirnya ketiga korban tersebut kembali ke rumah 40 hari yang lalu. Sulis tak menyangka ini kali terakhir ia melihat anak pertama, cucu, dan putranya.

Selain Sulis, ibu Mullana, Sri Yatun, juga terlihat kaget. Sri Yatun, warga Sido Mulyo tetangga kampung setempat, berkali-kali harus diurus kerabat karena kelemahannya.

Setelah sampai di aula ritual, ketiga jenazah tersebut langsung dimakamkan di aula ritual. Selain kerabat, kami mendengar tangisan dari pelayat.

Rencananya, ketiga jenazah tersebut akan dimakamkan di pemakaman setempat pada Selasa (1/12) pagi.

Paman korban, Sukedro, mengatakan pada hari Senin: “Rencana pemakaman adalah di sini (Kalimade) besok (Selasa) di pemakaman. Tidak ada lubang. Satu-satunya perbedaan antara lubang pemakaman adalah letaknya sangat dekat.” (30 November 2020).

Sukedro menjelaskan, saat terjadi pandemi virus corona, ketiga korban baru pulang 40 hari lalu.

Ia mengatakan: “Terakhir kali mereka pulang adalah 40 hari yang lalu. Le Baran bahkan tidak bisa pulang. Mereka tinggal di Grogol, Jakarta.”

Awalnya, mereka bertiga akan mengikuti doa dan peringatan wafatnya ayah Vina pada Senin (30/11) malam ini.

Sukendro menambahkan: “Vina meminta untuk memasak menu favoritnya, yaitu semur dengan mie kuah, kacang dan telur.”

Seperti diketahui, kecelakaan fatal di tol Cipali terjadi pagi tadi di KM 78 + 500 di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kecelakaan itu melibatkan tiga kendaraan, yakni truk tronton, truk, dan minibus elf.

Semua korban adalah penumpang di dalam mobil elf.

Pada Senin (30/11), surat kabar terbunuh oleh surat kabar dalam kecelakaan di tol Cipali KM 78. Delapan di antaranya tinggal di Jalan Kesesi di Kabupaten Pekalongan, sedangkan Pemalang tinggal di Petarukan. Mereka pulang karena berbagai alasan, yang menyebabkan kematian.

Delapan warga Kalungan Utara tersebut merupakan pemudik dari Jakarta menuju Kesesi di Kalungan Utara. Tujuan pulang ke rumah berbeda-beda. Dari ingin mengikuti peringatan kematian orang tua, kehilangan anak hingga pulang kerumah karena perintah kerja.

Tiga dari delapan warga yang meninggal di Kosesi tergabung dalam satu keluarga, yakni orang tua dan seorang anak kecil. Ketiganya adalah Maulana (31), Vina Mutiara (25) dan anaknya, Maura Adelia Putri (4).

Ketiganya adalah warga Desa Kalimade RT 04, RW 02, Kecamatan Kisesi, Pekalongan.

Mereka kembali ke kampung halaman dan rencananya akan mengikuti acara doa untuk memperingati wafatnya ayah Vina Mutiara yang rencananya tahun ini digelar pada Senin malam (30/11).

Di rumah duka hari senin sendiri, salat dan salat talil masih dilaksanakan pada senin malam. Namun kali ini doa dan talil tidak hanya memberikan penghormatan kepada ayah almarhum, tapi juga mendoakan ketiga korban kecelakaan di jalan tol Cipali.

Bersamaan dengan itu, seorang korban, Saefudin Zuhri, tewas tak jauh dari Desa Kalimade, masih di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kesesi (41). Dia kembali ke rumah karena dia merindukan kedua anaknya.

Korban ingin bertemu dengan Febriyanti Novitasari (18) dan Dafi Dwi Saputra (11), yang belakangan juga kehilangan ibunya, Daryati (38). Ibunya meninggal karena sakit seratus hari yang lalu. Selain itu, juga memberikan kesempatan kerja untuk menggali sumur di Desa Ujungnegoro dan Gandarum,Kajen,Pekalongan.

Menurut penanggung jawab Desa / Kades Sidomulyo, Agus Waluyo, di desa ini, ada dua warga yang tewas akibat kecelakaan di jalan tol Cipali. Keduanya adalah Saefudin Zuhri (Saefudin Zuhri (41) warga RT 06/01) dan Lasbo Wibowo (55) warga Dusun Semangu RT 03/01.

Perlu dicatat bahwa delapan orang tewas di TolCipali. Delapan korban tersebut berasal dari Desa Kalimade (3 orang), Desa Sidomulyo (2 orang) dan Desa Sukorejo (3 orang).

Selain delapan korban jiwa asal Pekalongan, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan tewasnya dua warga Pemalang. Keduanya merupakan warga Desa Babakan di Kecamatan Bodeh dan warga Petanjungan di Kabupaten Pemalang,Kecamatan Petarukan.

Pada Senin malam (30/11), jenazah para korban kecelakaan di Tol Cipali semuanya sampai di fun house masing-masing. Beberapa dari mereka juga dimakamkan di pemakaman umum di desa masing-masing. Sebagian lainnya dimakamkan pada Selasa pagi (1/12).

Kerabat Menggelar Tahlilan Untuk Sekeluarga Yang Tewas Di Tol Cipali

Sumber : jateng.tribunnews.com

Satu keluarga dan balita asal Desa Kalimade, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, juga menjadi korban kecelakaan lalu lintas yang maut di Tol Cipali, Jawa Barat.

Keluarga korban mengadakan tahlil sambil menunggu jenazah datang.

Di rumah duka, Senin (30/11), banyak warga yang datang ke Daliland untuk mengikuti Mullana (31), Vina Mutiara (25) dan putra mereka Mullah Adria · Putri (Maura Adelia Putri) (4) ‘ sekeluarga.

Sejak memasuki jalan menuju rumah duka, doa para warga bisa terdengar.

Sejak siang tadi, banyak warga yang datang ke rumah duka untuk berziarah.

Seperti yang kita ketahui bersama, Maulana dan keluarganya telah kembali ke kampung halamannya untuk menyelamatkan tahun setelah ayah Vina, Kalari meninggal.

Sayangnya, ketiganya tewas dalam kecelakaan di tol Cipali KM 78 + 500.

Pagi ini Kabupaten Purwakarta di Jawa Barat. Kecelakaan itu melibatkan tiga kendaraan, yakni truk, tronton, dan minibus elf. Semua korban adalah penumpang di dalam mobil elf.

Sementara itu, Kepala PT Jasa Raharja yang mewakili Sugeng Prastowo di Kalongan Utara mengatakan pihaknya telah memberikan santunan kepada 10 ahli waris dari 10 korban tersebut.

Saat ditemui di kantornya Pemalang hari ini, Sugeng mengatakan: “Sudah ditentukan ahli warisnya sudah mendapat santunan hari ini.